Tampilkan postingan dengan label News Flash. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News Flash. Tampilkan semua postingan
Rabu, 09 Agustus 2017
Kamis, 13 Oktober 2016
Pendampingan Kurikulum 2013
Posted by SDN Sidomulyo 1 Kebonagung
On 16.42
Untuk meraih hasil maksimal dalam penerapan kurikulum 2013 di tingkat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melakukan program pendampingan untuk guru Sekolah Dasar yang melaksanakan kurikulum 2013 di Tahun 2016 ini. di Kecamatan Kebonagung ada empat sekolah inti yang melaksanakan Kurikulum 2013 untuk kelas 1 dan kelas 4, yaitu SDN Kebonagung, SDN Karanganyar I, SDN Sidomulyo I dan SDN Ketro I.
Pendampingan guru diperlukan untuk melihat sejauh mana guru berhasil mempraktikkan konsep kurikulum 2013 di kelas.
Pengawas Sekolah Dasar Gugus 03 dari UPT TK dan SD Kecamatan kebonagung, Sri Purwaningsih dalam perbincangannya di SDN Sidomulyo I menuturkan proses pendampingan dilakukan melalui sistem In-On, in house training dan on job training, selama lima kali. “Semua guru, baik guru tematik dan guru mata pelajaran termasuk kepala sekolah akan diberi pendampingan,” ujar Sri.
Pertama melakukan pertemuan awal (in) untuk mendiskusikan materi pendampingan, agenda kegiatan dan informasi lain yang dibutuhkan. Selanjutnya guru melaksanakan proses pendampingan di dalam kelas. Disini guru pendamping melakukan pengawasan dan penilaian (on) pelaksanaan kurikulum 2013.
Setelahnya, kembali melakukan diskusi pembahasan jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki dan merumuskan langkah-langkah perbaikian. Keempat, guru kembali mengajarkan dikelas melakukan perbaikan sesuai hasil observasi (on) sebagai tindak lanjut pendampingan. Terakhir, guru menyusun laporan proses dan hasil pendampingan (in).
Minggu, 31 Juli 2016
Download DAPODIK Versi 2016
Posted by SDN Sidomulyo 1 Kebonagung
On 00.37
Tim Dapodikdasmen telah merilis Aplikasi Dapodik 2016 sebagai langkah tindak lanjut untuk menyatukan Aplikasi Dapodik (front-end)
untuk jenjang Pendidikan Dasar (Dapodik SD/SMP/SLB) dan jenjang
Pendidikan Menengah (Dapodik SMA/SMK). Pada Aplikasi Dapodik 2016
terdapat beberapa pembenahan yang cukup siginifikan dalam hal data
referensi, metodologi registrasi, mekanisme memasukkan data GTK baru,
pengaturan kurikulum dan pembelajaran. Pembenahan-pembenahan tersebut
sebagai upaya dalam melakukan sinkronisasi aturan/regulasi, prosedur,
dan mekanisme pemanfaatan data dari Dapodik untuk transaksional di
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, transaksi BOS, PIP dan
lainnya. Diharapkan dengan pembenahan ini akan semakin meningkatkan
kualitas data di Dapodik dalam mendukung semua transaksional di
lingkungan Kemendikbud.
Pembaruan pada Aplikasi Dapodik 2016 selain dilakukan di sisi front-end,
juga dilakukan pembaruan pada database, yang telah menggunakan database
versi 2.54. Maka secara teknis Aplikasi Dapodik versi sebelumnya
(Dapodik SD/SMP/SLB 4.1.1 dan Dapodik SMA/SMK 8.4.0**) tidak dapat
langsung di-upgrade ke Dapodik 2016, akan tetapi harus
melakukan install ulang. Oleh karenanya Aplikasi Dapodik 2016 dirilis
hanya dalam bentuk INSTALLER Dapodik 2016 (tidak ada versi UPDATER).
Download Dapodik Versi 2016, Bisa di Download Disini : DOWNLOAD DAPODIK 2016
Panduan Manual juga bisa di Download Disini : PANDUAN DAPODIK V. 2016
Aplikasi Dapodik akan senantiasa dilakukan pembenahan, penyempurnaan dan update seiring perkembangan dan tuntutan serta penyesuaian terhadap perubahan dan perkembangan regulasi. Untuk itu, kami senantiasa mengingatkan agar sekolah terus meningkatkan kualitas data Dapodik baik secara kuantitas maupun kualitas.
Tampilan Awal Registrasi DAPODIK VERSI 2016
Salam Satu Data
Source : DAPODIKDASMEN KEMENDIKBUD
Kamis, 16 Juni 2016
Bupati Pacitan SIDAK Pelaksanaan UN di SD Negeri Sidomulyo I
Posted by SDN Sidomulyo 1 Kebonagung
On 22.51
Bupati Pacitan Indartato bersama didampingi staff dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan melakukan inspeksi
mendadak (Sidak) Ujian Nasional tingkat Sekolah Dasar ke sejumlah sekolah di Kabupaten Pacitan. Dilembaga pendidikan dasar itu Bupati memantau kesiapan siswa
menghadapi ujian.
Meski hanya bisa mengintip dari celah pintu dan jendela, namun
kehadiran orang nomor satu di Pacitan itu, seakan memberi bukti
keseriusan pemerintah daerah menyukseskan pelaksanaan Ujian Nasional di Pacitan.
Indartato mengaku senang sebab sejauh ini tidak ditemukan kendala
terkait distribusi soal maupun pelaksanaan ujian. Dia berharap, dengan
kesiapan yang baik dari siswa, lulusan tahun ini dapat mencapai 100
persen. Demikian pula nilai yang diperoleh juga baik sehingga dapat
melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.
Bupati Pacitan Indartato memberikan apresiasi sejumlah sekolah
dasar di Pacitan atas inovasinya sehingga pelaksanaan ujian berjalan
lancar. Demikian disampaikannya di sela melihat langsung Ujian sekolah
tingkat SD/MI di SD Negeri Sidomulyo I Kecamatan Kebonagung.
Inovasi dimaksud antara lain
pemasangan daftar siswa peserta ujian lengkap dengan foto di tiap pintu
ruangan. Keberadaan kelengkapan tersebut, menurut bupati, sangat
membantu pemantauan pelaksanaan ujian. Sejauh ini terobosan semacam itu
baru sebatas insiatif penyelenggara sekolah. Namun ke depan dinas
terkait akan menjadikannya program sosialisasi.
Selain melihat langsung kegiatan ujian sekolah di beberapa SD di kecamatan Kebonagung, bupati dan rombongan juga menyaksikan pelaksanaan Unas di Madrasah
Ibtidaiyah. Yakni di MI Muhammadiyah Gawang Kecamatan Kebonagung, dan
MI Muhammadiyah Jetak, Kecamatan Tulakan. Di ke dua sekolah tersebut
Unas hanya diikuti masing-masing 6 dan 9 siswa.
Rabu, 27 April 2016
Festival Lomba Seni Budaya Gugus 03 Kecamatan Kebonagung di SD Negeri Sidomulyo I
Posted by SDN Sidomulyo 1 Kebonagung
On 22.29
Untuk meningkatkan prestasi
pelajar di bidang seni dan budaya, UPT TK dan SD Kecamatan Kebonagung Kabupaten
Pacitan menyelenggarakan Festival Lomba Seni Budaya tingkat Sekolah Dasar
se-Kecamatan Kebonagung.
Beragam lomba diikuti murid dari
kelas 1 sampai kelas 5 diadakan untuk menjaring siswa berprestasi dibidang
seni. Menurut Ketua Penyelenggara, terdapat beberapa cabang lomba yang mana
diadakan seleksi dari masing-masing gugus yang ada di Kecamatan Kebonagung dan
juara dari seleksi gugus akan diikutkan dalam Festival Seni Budaya Kecamatan
Kebonagung.
Cabang lomba itu antara lain
kreativitas seni puisi, menyanyi, melukis, pidat dalam bahasa jawa dan lain
sebagainya.
Sekolah Dasar Negeri Sidomulyo I
Kecamatan Kebonagung mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah untuk wilayah
Gugus 03 Kebonagung. Dalam sambutanya Wasino selaku Ketua Gugus 03 Kecamatan
Kebonagung mengatakan, tujuan acara yang setiap tahun diadakan ini sangat
efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa di bidang seni. Selain itu juga
dapat menumbuhkan kecintaan siswa-siswi dalam melestarikan budaya tradisional.
"Tujuan utama kegiatan ini
adalah mengembangkan bakat dan memberikan ruang bagi kreativitas dan potensi
siswa di bidang seni dan sastra. Siswa bisa diwadahi dalam mengangkat potensi
yang dimilikinya, "ucapnya.
Wasino mengaku antusiasme
peserta baik dari pihak sekolah maupun pelajar sangat tinggi karena. Sejak
acara dimulai jam 7 pagi, para peserta dari tiap cabang lomba saling unjuk gigi
menciptakan hasil karya yang terbaik dihadapan juri.
"Penampilan semua peserta
sangat baik, terutama menyanyi dan pidato dalam bahasa jawa. Semua bagus-bagus
tapi tetap harus ada pemenangnya, " tuturnya.
Pihaknya mengingatkan pada para
peserta bahwa soal menang atau kalah itu urusan belakang karena yang terpenting
adalah bisa memberikan pengalaman bagi peserta didik serta melatih rasa
sportivitas dalam diri para siswa-siswi Sekolah Dasar.
"Yang penting keluarkan
dulu semua kemampuan, karena kalah dan menang itu hal biasa. Bagi yang menang akan
kami sertakan dalam lomba tingkat Kecamatan, " tambannya.
Minggu, 03 April 2016
Hasil Try Out Memuaskan, Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan Optimis
Posted by SDN Sidomulyo 1 Kebonagung
On 20.59
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik)
Kabupaten Pacitan, Sakundoko menyatakan siap menggelar agenda Ujian
Nasional (UN) di semua sekolah di Pacitan. pihaknya pun optimistis hasil
UN pada tahun ini lebih baik dibandingkan pada tahun sebelumnya.
Menurut Sakundoko, rasa optimisme ini
cukup beralasan karena dari hasil pengayakan soal hasilnya cukup
memuaskan. Yang terpenting menurut Sakundoko adalah dukungan dan
bimbingan orang tua selalu ada untuk putra putrinya.
Pada tahun ini, jumlah peserta UN di
Pacitan adalah 14.419 siswa, termasuk sekolah dibawah kantor kementerian
agama. Dengan rincian, SMA 1.272, MA 796 dan SMK 3.292. Sedangkan SMP
6.253 serta MTs1.864.
Sebagaimana diketahui, pada tahun 2014,
secara kuantitatif tingkat kelulusan siswa SMA mengalami kenaikan. Hal
itu dapat dilihat dari semakin sedikitnya siswa yang tidak lulus.
Diketahui, ada dua siswa yang tidak lulus pada tahun ini, sedangkan pada
tahun lalu ada empat siswa yang dinyatakan tidak lulus.
Dua siswa dinyatakan tidak lulus karena
nilai rata-rata mereka di bawah standar kelulusan. Masing-masing dari
SMKN 3 Pacitan dan MA Muhammadiyah Ketro. Mereka jeblok pada mata
pelajaran (mapel) matematika. Namun hal ini lebih baik dari tahun 2013
mengingat pada tahun lalu jumlah siswa yang tidak lulus sejumlah empat
siswa.
Source : pacitanku.com
Minggu, 21 Februari 2016
Meriahnya Peringatan Hari Jadi ke 271 Kab. Pacitan
Posted by SDN Sidomulyo 1 Kebonagung
On 18.51
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pacitan ke-271 sangat meriah dan
rangkaiannya berlangsung cukup lama, selama sebulan. Sederet agenda yang
telah terjadwal apik menjadikan HUT Pacitan sangat dinikmati
masyarakat.
Dimulai hari Minggu, 7 Februari lalu, pukul 06.00 WIB,
penyelenggaraan senam aerobic di Pantai Klayar dan perlombaan permainan
tradisional egrang di Alun-alun Kabupaten Pacitan menjadi pembuka yang
sangat mengundang kekaguman.Masih pada hari pertama, pukul 07.00 WIB, dilanjutkan dengan onthelan sepedah unto dan bakti sosial area Pendopo Pacitan. Pukul 10.00 WIB dilanjutkan Lomba Burung Berkicau Bupati Cup di kelurahan Pacitan. Hari pertama yang meriah bagi masyarakat Pacitan.
Hari kedua menjadi hari olahraga bagi masyrakat Pacitan. Senin, 8
Februari, diadakan kejuaraan tenis meja kelompok umur melalui Pacitan
Open di gedung Gasibu. Lalu pada tanggal 10 sampai tanggal 13 Februari
masih di gedung Gasibu, ada pertandingan bulu tangkir Bupati Cup, pukul
09.00 WIB sampai selesai.
Pindah ke perpustakaan arsip daerah, sejak tanggal 11 sampai 20
Februari diadakan pesta buku murah, pentas seni, dongeng bimbingan
penulis muda, lomba mewarnai, dan donor darah.
Tanggal
13 Februari, pukul 06.00 WIB sebuah majlis dzikir oleh jamaah Al
Khidmah Pacitan menambah kesemarakan. Pengajian ini dilangsungkan
sebelum perlombaan dayung perahu mancung anak sholeh di Kali Barong.
Sementara di tempat lain, ada Gebyar Eskul SMKN2 Pacitan, dilanjutkan
pukul 11.00 WIB pameran workshop dan lomba fotografi.
Tanggal 14 Februari, pukul 06.00-16.00 WIB, diadakan Khotmil Alquran,
di dalamnya juga terdapat benerapa acara yaitu MTB Adventur Fun Bike
dan penutupan lomba dayung mancung anak sholeh. Setelah itu, pada pukul
19.30 sampai selesai, menjadi panggung bagi para kepala desa, lomba
menyanyi kepala desa 24 pasang di pendopo.
Tanggal 15-16 Februari, Festival Batu Mulia di gedung PLUT yang
dimulai pukul 09.00 WIB. Selain itu, pada tanggal 15 - 21 Februari
diadakan juga kontes dan pameran bonsai Piala Bupati Pacitan di tempat
yang sama dengan Festival Batu Mulia. Pada tanggal 16, ada acara lain di
Alun-alun Pacitan yaitu pertandingan bola voli FKKD dan SKPD. Dan di
instansi pemerintahan dilaksanakan pemasangam penjor janur selama 3 hari
pada tanggal 18-20 Februari.
Acara
yang diadakan pada tanggal 18 Februari sudah mulai merujuk pada
acara inti, pukul 08.00 WIB diisi dengan ziarah ke makam cikal bakal
bupati Pacitan, dilanjutkan pentas 1001 seruling samudera di Pantai
Klayar dengan bintang tamu Didi Kempot. Uniknya, di antara musik genre
campursari terdengar pula suara seruling.
Awalnya pelan. Kian lama kian keras menampilkan aneka nada penuh
harmonisasi. Sementara para pemainnya yang semuanya anak-anak tampak
berbaris rapi. Formasinya nyaris tak berubah. Para seniman cilik
itu adalah siswa SD hingga SLTA dari 4 desa di sekitar Pantai Klayar.
Yakni Sendang, Kalak, Widoro, dan Sawahan. Penampilan mereka hari ini
merupakan buah gemblengan para guru selama 2 bulan terakhir. Ada 2 lagu
yang mereka mainkan. Masing-masing Pacitan, Paradise of Java
dan Pantai Klayar. Lagu pertama merupakan gubahan seniman lokal Hurip
Sapro Wibowo. Sedangkan lagu Pantai Klayar adalah buah karya seniman
Didi Kempot setelah terinspirasi keindahan obyek wisata di ujung barat
Kota 1.001 Gua itu.
Hari
berikutnya, tanggal 19 Februari tepat acara inti Hari Jadi Pacitan
ke-271 dengan deretan acara yang telah terjadwal pada pukul 08.00-10.30
WIB. Diadakan acara inti kirab dan prosesi, dilanjutkan pukul
15.00-17.00 Pentas Seni Jaranan Senthewere, kemudian pukul 20.00 WIB
dibuka dengan penampilan Didi kempot dan Gebyar Kembang Api, yang
dilanjutkan dengan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk dengan dalang
putra daerah asli Pacitan Ki Purbo Asmoro, S.Kar, M.Hum yang merupakan
putra asli desa Dersono, Kecamatan Pringkuku lakon yang
dibawakan pada malam itu adalah “Semar mbangun Khayangan” yang diadakan
di Alun-alun
Pacitan
Tidak hanya kegiatan itu, berbagai jenis makanan dan juga jajanan pasar khas
Pacitan disajikan dalam acara ini seperti, Rujak Pace khas Pacitan, Nasi
Tumpeng, dan masih banyak lagi. Para warga yang hadir pun terlihat antusias dan bergembira dengan adanya acara tersebut.
Meski terselenggara sangat sederhana, namun rangkaian kegiatan sebagai
simbol perayaan hari ulang tahun kabupaten berjuluk Kota 1001 Goa
tersebut terkesan cukup meriah. Bupati Pacitan, H. Indartato berharap dengan Hari Jadi Pacitan ke-271
dapat dijadikan semangat untuk bangkit dan membangun Pacitan lebih maju
dan sejahtera.
Selamat Hari Jadi ke 271 Kabupaten Pacitan
Dari berbagai Sumber
































